Perang Nikotin
| Penerbit | Komunitas Kretek | KNPK |
| ISBN | - |
| Tahun | 2025 |
| Fisik | 13cmx19cm — 115 Halaman |
Ringkasan Literatur
Perang nikotin bukan sekadar soal asap rokok. Ini adalah cerita tentang bagaimana komoditas yang lahir dari tanah kita, tembakau dan kretek perlahan direbut nilainya, diganti kemasannya, lalu dikendalikan jalur distribusinya oleh pihak-pihak di luar petani dan buruh linting.
Lewat stigma kesehatan, regulasi yang makin ketat, hingga kampanye global, industri kretek Indonesia dipinggirkan pelan-pelan. Padahal di sanalah denyut ekonomi kerakyatan berputar: jutaan petani, buruh, pedagang kecil, hingga keluarga-keluarga di desa hidup dari selembar daun tembakau. Jika tembakau musnah dari tanah Indonesia, hilang pula urat nadi ekonomi yang menghidupi banyak orang.
Buku ini menolak tunduk pada narasi tunggal. Mengingatkan bahwa kita seharusnya bangga punya kretek produk otentik warisan bangsa yang lahir dari kearifan lokal dan berkali-kali terbukti jadi sokoguru perekonomian. Di balik asapnya, ada nilai budaya, sejarah perlawanan, dan hajat hidup rakyat kecil yang pantas kita jaga.
Lewat stigma kesehatan, regulasi yang makin ketat, hingga kampanye global, industri kretek Indonesia dipinggirkan pelan-pelan. Padahal di sanalah denyut ekonomi kerakyatan berputar: jutaan petani, buruh, pedagang kecil, hingga keluarga-keluarga di desa hidup dari selembar daun tembakau. Jika tembakau musnah dari tanah Indonesia, hilang pula urat nadi ekonomi yang menghidupi banyak orang.
Buku ini menolak tunduk pada narasi tunggal. Mengingatkan bahwa kita seharusnya bangga punya kretek produk otentik warisan bangsa yang lahir dari kearifan lokal dan berkali-kali terbukti jadi sokoguru perekonomian. Di balik asapnya, ada nilai budaya, sejarah perlawanan, dan hajat hidup rakyat kecil yang pantas kita jaga.