Sampul Dunia Iskandar

Dunia Iskandar

Oleh Nuran Wibisono
Penerbit Indonesia Berdikari
ISBN 978-602-99292-9-4
Tahun 2013
Fisik 15 x 23 cm — 180 Halaman

Ringkasan Literatur

Tembakau dicaci di mana-mana. Gerakan global anti-tembakau dijalankan. Seiring dengan itu, petani digiring untuk tidak lagi menanam tembakau. Teori disajikan, bahwa non-tembakau jauh lebih menguntungkan. Semua itu sepaket dengan tudingan bahwa industri rokok terus-menerus merugikan petani.

Di beberapa daerah, petani tembakau mungkin memang tak kunjung sejahtera. Namun, di banyak tempat lain, tudingan-tudingan itu bisa runtuh seketika. Di Lombok, salah satunya. Gairah menanam tembakau di sana begitu tinggi, karena pencapaian ekonomi para petani akibat berkah tembakau sudah terbukti. Lebih dari itu, hubungan antara petani dan perusahaan rokok begitu mesra. Wajar saja, sebab di sana sistem kemitraan sudah berjalan mapan. Dari situlah relasi saling menguntungkan antara petani dan industri terus terjaga. Petani tembakau di Lombok pun tumbuh menjadi petani yang terampil dalam teknologi budidaya, ber-mindset entrepeneur, dan bersama mitra industri kompak berjuang memciptakan keuntungan bersama.

Di balik harmoninya hubungan petani dan pabrikan di Lombok, ada salah satu sosok inspiratif yang punya andil besar. Haji Iskandar, namanya, Perjalanannya adalah wajah humanis industri rokok yang sangat jarang diangkat. Buku ini berkisah tentang dia.
Buka Literatur