Sampul Corona, Desa, dan Negara: Bagaimana desa menyelamatkan Indonesia di era pandemi Covid-19

Corona, Desa, dan Negara: Bagaimana desa menyelamatkan Indonesia di era pandemi Covid-19

Oleh Puthut EA
Penerbit EA Books
ISBN -
Tahun 2020
Fisik - — 20 Halaman

Ringkasan Literatur

Buku ini membedah hubungan ironis dan timpang antara desa, kota, dan negara di Indonesia yang semakin nyata selama pandemi Covid-19. Penulis menyoroti bagaimana desa secara historis selalu menjadi penyelamat dan penyangga negara di masa krisis, namun di masa pembangunan justru terus-menerus diperas sumber daya alam maupun manusianya. Narasi dalam buku ini mengungkap paradoks di mana anak-anak muda desa dididik untuk menggerakkan ekonomi kota, namun ketika mereka kehilangan pekerjaan atau memasuki usia tua, desa kembali menjadi tempat pelarian untuk menanggung beban sosial yang ditinggalkan oleh kota.

​Di tengah situasi pandemi, desa menunjukkan kemandirian dan daya tahan yang jauh lebih tangguh dibandingkan kota yang rapuh. Melalui modal sosial seperti gotong royong dan ikatan komunal yang kuat, warga desa mampu mengorganisir diri untuk melakukan karantina mandiri, menyediakan suplai makanan bagi sesama, bahkan membantu kerabat mereka yang bertahan di kota. Penulis menekankan bahwa kekuatan ekonomi sejati desa terletak pada komoditas pertanian dan kemandirian petani, yang nilainya jauh melampaui bantuan dana desa dari pemerintah yang seringkali dianggap tidak cukup untuk memulihkan kerusakan ekologis akibat industri ekstraktif.

​Sebagai penutup, buku ini memberikan kritik tajam terhadap kebijakan pemerintah yang masih bersifat "kota-sentris" dan cenderung abai terhadap kedaulatan pangan. Melalui data penyusutan lahan produktif dan tingginya angka impor bahan pangan pokok, Puthut EA memperingatkan bahwa masa depan bangsa bergantung pada kemampuan kita untuk menggeser paradigma dalam melihat desa. Pesan utamanya adalah mendesak negara untuk mewujudkan desa yang berdaya, mandiri, dan lestari sebagai fondasi utama agar Indonesia mampu bertahan menghadapi guncangan di masa depan.
Buka Literatur